Memberikan Materi Seminar Pemuda Remaja Masjid
BKPRMI ADAKAN SEMINAR PEMUDA REMAJA ISLAM MASJID
Minggu,
20 Maret 2016. DPK BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia)
kecama peserta dari berbagai utusan Risma kecamatan
Way Bungur dan kecamatan Purbolinggo.
tan Way Bungur mengadakan seminar pemuda remaja masjid dengan tema “Penyikapan Pemuda Remaja Masjid Terhadap Fenomena LGBT Dan Tenoklogi Informasi”. Acara yang diadakan di balai desa Taman Bogo diikuti oleh 150
tan Way Bungur mengadakan seminar pemuda remaja masjid dengan tema “Penyikapan Pemuda Remaja Masjid Terhadap Fenomena LGBT Dan Tenoklogi Informasi”. Acara yang diadakan di balai desa Taman Bogo diikuti oleh 150
Acara
yang dibuka langsung oleh camat Way Bungur Bapak Tri Wibowo berlangsung dengan
sukses. Pak camat memberi pesan kepada peserta untuk menjadi penerus bangsa
yang bermanfaat. Baik bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain. Untuk itu
beiau menghimbau agar semangat dalam kegiatan keislaman seperti BKPRMI/Risma. Selain
pak camat, hadir juga Bapak sekertaris kecamatan dan kepala desa Taman Bogo. Peserta tampak
antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh Muslimin selaku ketua BKPRMI
Lampung Timur dan Pendi Dumyati motivator Remaja.
Setelah
materi tentang bahaya dan haramnya perilaku LGBT, dilanjutkan dengan materi tentang teknologi
dan informasi yang banyak digunakan untuk hal-hal yang negatif. Sesi kedua
dilanjutkan dengan tanya jawab antara peserta dengan pemateri. Setelah
moderator memberikan kesempatan untuk bertanya, banyak peserta yang tertarik
dengan tema LGBT.
LGBT
menjadi topik yang sedang ramai dibicarakan. Informasinya cepat menyebar karena
teknologi internernet yang sudah sangat mudah di akses melalui hp android yang
hampir semua pemuda remaja menggunakan fasiitas tersebut. Selain itu ada upaya
yang sistematis untuk mengkampanyekan agar perilaku tersebut diterima. Hal ini
banyak disebarluaskan melalui media facebook, twitter, line, whaatshaap, dll.
Seminar
yang yang diselenggarakan oleh BKPRMI bertujuan untuk menyadarkan pemuda remaja
masjid untuk menghindari dan membentengi dirinya dari pengaruh pihak-pihak yang
ingin menghancurkan generasi Isam di Indonesia. Di akhir seminar, Bapak Nur
Fauzan anggota DPRD Lampung Timur juga memberikan pesan kepada pemuda remaja
masjid untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Bergabung dan aktif dalam
kegiatan agama yang akan mengasah kepribadiannya agar di masa yang akan datang
akan tampil sebagai pemimpin.

Komentar
Posting Komentar